Udah lama banget gak berceloteh disini. Lagi meminimalisir setiap kejadian yang bisa meruntuhkan hatiku. Nggak mau lagi, capek. Seperti yang anak gadis ucapkan barusan yang lewat dihadapanku sambil menarik-narik tangan ibunya.
"Capek bu....capek...pengen pulang..."
Dengan raut muka yang memelas dan kelelahan. Sepertinya mereka habis berkeliling di Mall ini untuk berbelanja. Dilihat dari paperbag dan shopping bag yang mereka bawa dan tenteng ditangan mereka.
Mungkin perasaanku seperti anak gadis itu. Terlalu lelah. Lelah untuk semua perjalanan hidup yang dilaluinya. Hingga tidak perduli lagi untuk apa hidupnya selain memperbaiki diri untuk akhirnya bisa singgah dan menetap di jannah-Nya.
Tak perlu lagi memikirkan akan seperti apa aku esok bila tanpa ada yang mendampingiku. Itu sudah bukan prioritas utama lagi dalam hidupku. Semua yang datang akan pergi. Dan hanya akan menyisakan sebuah kenangan yang tak akan pernah terhapus dari ingatan kecuali kita berharap untuk amnesia saja.
Aku lebih fokus pada bagaimana aku bisa menghidupi anakku. Mengajarkannya berbagai kebaikan dalam hidup yang berdasar pada Qur'an dan Hadits. Tak perlu pusing bagaimana pendidikannya kelak. Karena yang aku ajarkan sekarang adalah bagaimana aku mengajarkannya cara memberikan dia makan dengan jalan yang halal. Mengajarkan dia bagaimana menyuapinya dengan makanan seadanya, agar kelak saat aku tua, dia mengerti bagaimana menyuapi aku orangtua tunggalnya yang renta dan sakit-sakitan dengan rezeki yang halal pula. Mengajarkan padanya bagaimana berbakti pada orangtua dan berbuat baik pada orang lain.
Hatinya sekarang cukup buat Allah saja. Semoga diberikan keistiqamahan dan tidak diputarbalikkan lagi pada keadaan yang dapat membuatku melupakan-Nya. Insha Allahu....aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar