Hening itu indah saat merindu
Ketika toreh luka tersiram empedu
Sesaat menyayat menggelora kalbu
Hening itu duka saat merindu
Ketika hilang dan meragu
Sesaat merajuk merayu syahdu
Coba berpindah singgasana
Kau disini aku disana
Mencoba meraja jiwa
Lantas kau rasa sesak'a mendamba
Wahai terkasih janganlah lagi
Kau sejenak berdiam diri
Membiarkan sang bunga gugur ke bumi
Meski itu sedetik yang tak berarti
Karena merindu sangatlah sulit
Saat ingin bertahan pada satu pilihan yang pelik
Janganlah lagi wahai terkasih
Sapa mu tetap menjadi penyegar sang bidadari
Meski itu hanya sekali
Sejenak terdiam itu menyesakkan
Jadi, jangan diamkan aku, lagi......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar